Wednesday, August 27, 2008

Bisnis Kami Tidak Mengenal Kata TEKOR!!!!!

Bisnis Kami Tidak Mengenal Kata TEKOR!!!!!


Rekan Netter Yth,

Pengalaman membuktikan sistem bisnis yang mewajibkan pesertanya untuk membayar sejumlah biaya bulanan atau yang dibungkus dengan jargon "pembelian produk" bulanan, hanya bisa membuat pesertanya bertahan selama maksimal 3 bulan saja. Jika selama 3 bulan pertama mereka memulai bisnis arus kas mereka selalu negatif (pengeluaran > penghasilan alias TEKOR), biasanya pada bulan keempat mereka sudah mulai skeptis dan lalu akhirnya berhenti dari bisnis tersebut.

Padahal tidak ada bisnis yang instan, yang dalam waktu singkat menghasilkan uang besar, hidup santai tanpa kerja dan uang datang dengan sendirinya. Kecuali anda mempunyai nasib baik mendapat hadiah undian atau dapat hadiah Superdeal 2 Milyar!!

Bisnis apapun membutuhkan waktu sebelum mulai berkembang dan menghasilkan arus kas positif bagi pelaku bisnis. Soal berapa lama tentu bergantung pada seberapa serius usaha yang dilakukan. Sebab apa yang kita dapatkan adalah refleksi dari hasil kerja kita.

Seseorang mungkin butuh waktu hanya satu bulan untuk mulai mendapatkan penghasilan dari bisnisnya, sementara orang yang lain butuh waktu 3 bulan atau lebih. Nah jika pada saat-saat awal memulai bisnis itu kita HARUS KELUAR UANG SECARA RUTIN sebagai syarat mempertahankan status keanggotaan atau sebagai syarat untuk mendapatkan penghasilan (bonus) tentu akan sangat memberatkan.

Jika selama ini anda mengalami hal seperti itu, jangan khawatir, anda tidak sendiri. Banyak diantara kami juga tadinya begitu sampai akhirnya kami menemukan program ini.

Tuesday, August 26, 2008

Cara Pintar Karyawan Jadi Investor


Pernahkah Anda mendengar dalil 90/10? Artinya 90% dari seluruh kekayaan dikuasai oleh 10% dari populasi. Begitu banyaknya harta yang dikuasai oleh segelintir orang kaya, sementara mayoritas penduduk harus bersusah payah untuk memperebutkan 10% sisa harta?

Banyak yang beranggapan bahwa orang kaya adalah orang khusus yang dianugerahi berbagai hal. Mungkin karakter mereka yang berbakat sukses, lahir dari keluarga kaya, atau memang dasarnya mereka punya keberuntungan besar. Nyatanya? Tidak sama sekali!

Fakta menunjukkan bahwa hanya sebagian kecil orang kaya yang terlahir kaya. Sebagian besar orang kaya malah orang-orang biasa yang memulai dari bawah seperti petani, pekerja kasar, guru, dll. So, jadi kaya itu hak semua orang tanpa kecuali, termasuk anda

Tinggalkan kebiasan berpikir dan mental karyawan. Anda adalah investor yang setiap saat menginvestasikan semua aset untuk kebebasan finansial di masa depan. Aset apa? Gaji anda! Waa, gaji bulanan biasanya cuma mampir, say hello and bye bye.

Bisa kalau anda memang benar-benar punya kemauan tinggi jadi investor. Caranya? Alokasikan 10% dari total gaji anda untuk investasi. Tekan semua pengeluaran supaya tidak melebihi batas 90% dari total gaji.

10% dari gaji terlalu kecil untuk investasi? Memang terlihat kecil sekarang. Tapi jika anda disiplin menabung 10% dari gaji anda setiap bulan, tahun depan aset anda sudah 12 kali lipat lebih banyak dari sekarang.

Sambil menunggu aset terkumpul, cari peluang investasi beresiko kecil untuk menambah nilai aset anda. Atau, ajak teman anda untuk bergabung dan bersama-sama mengumpulkan aset untuk investasi yang lebih besar.

Intinya, anda pasti bisa kalau anda benar-benar mau. Jangan tunggu sampai besok atau lusa. Ingat! Waktu juga aset anda. Maksimalkan waktu anda untuk mengejar kebebasan finansial di masa depan.

Ciri-ciri Pemimpin Berkarakter.

Aktualisasi karakter kepemimpinan yang diharapkan bangsa dan negara adalah yang mampu mengantarkan anak bangsa dari ketergantungan (dependency) menuju kemerdekaan ( independency ), selanjutnya menuju kontinum maturasi diri yang komplit ke saling tergantungan

(interdependency), memerlukan pembiasaan melalui contoh keteladanan perilaku para elite politik yang bergerak di eksekutif, yudikatif dan legislatif dalam taman sari demokrasi yang kondusif. Habitat yang dapat dijadikan persemaian karakter pemimpin itu antara lain harus dapat menumbuh suburkan dan mengembangkan perilaku dan sifat-sifat seperti :


1. Kesadaran diri sendiri (self awareness) jujur terhadap diri sendiri dan terhadap oranglain, jujur terhadap kekuatan diri, kelemahan dan usaha yang tulus untuk memperbaikinya.

2. Dasarnya seseorang pemimpin cenderung memperlakukan orang lain dalam organisasi atas dasar persamaan derajad, tanpa harus menjilat keatas menyikut kesamping dan menindas ke bawah. Diingatkan oleh Deepak Sethi agar pemimpin berempati terhadap bawahannya secara tulus.

3. Memiliki rasa ingin tahu dan dapat didekati sehingga orang lain merasa aman dalam menyampaikan umpan balik dan gagasan-gagasan baru secara jujur, lugas dan penuh rasa hormat kepada pemimpinnya.

4. Bersikap transparan dan mampu menghormati pesaing ( lawan politik ) atau musuh, dan belajar dari mereka dalam situasi kepemimpinan ataupun kondisi bisnis pada umumnya.

5. Memiliki kecerdasan, cermat dan tangguh sehingga mampu bekerja secara professional keilmuan dalam jabatannya. Hasil pekerjaanya berguna bagi dirinya, keluarga, masyarakat, bangsa dan negara.

6. Memiliki rasa kehormatan diri ( a sense of personal honour and personal dignity ) dan berdisiplin pribadi, sehingga mampu dan mempunyai rasa tanggungjawab pribadi atas perilaku pribadinya. Tidak seperti saat ini para pemimpin saling lempar ucapan pedas terhadap rekan sejawatnya yang berbeda aliran politiknya.

7. Memiliki kemampuan berkomunikasi, semangat " team work ", kreatif, percaya diri, inovatif dan mobilitas.

Template by - Abdul Munir - 2008 - layout4all